| Studi Merancang Seni Kriya Tekstil |
|
ABSTRAK
Instrumen yang digunakan ialah pedoman wawancara, Analisa
dokumen, kuesioner/angket untuk siswa, dan Lembar observasi. Prosedur yang digunakan ialah dengan membuat
persiapan, pelaksanaan penelitian, dan pelaporan data. Analisis yang digunakan ialah analisis jalinan
mengalir (Flow Model Analysis), dan
ditunjang data perhitungan dari
angket untuk siswa yang berupa data presentil. Dari hasil penelitian ini didapatkan data tentang
pembelajaran merancang seni kriya tekstil dengan menggunakan media komputer di
SMPN V Malang, diterapkan dengan model pembelajaran Progresif, metode ceramah
dan tanya jawab, pendekatan yang digunakan ialah pendekatan fungsional
(berdasarkan peran guru dalam pembelajaran), Secara keseluruhan pembelajaran seni budaya/seni
rupa dalam merancang seni kriya tekstil dengan menggunakan media komputer
sangatlah menyenangkan, dan meningkatkan gairah belajar siswa. Adapun daya pendukung dari pembelajaran ini
menjadi menarik ialah adanya beberapa faktor pendukung guru dan siswa seperti
kompetensi guru, tersedianya fasilitas yang mencukupi/memadai, kemampuan guru
dalam mengaplikasikan pembelajaran seni rupa dengan menggunakan media komputer,
situasi dan kondisi lingkungan belajar yang menunjang. Dari siswa pun demikian
yaitu faktor ketersediaan media pembelajaran, keterampilan mengoperasikan
program Paint dan Microsoft Words,
serta motivasi belajar. Namun demikian sebagian kecil dari siswa, dan hampir tidak ada siswa yang merasa kurang termotivasi dan mengalami kesulitan dalam mengoperasikan media komputer program Paint dan Microsoft Words dalam merancang seni kriya tekstil dengan menggunakan media komputer, ini terkait dengan sarana pembelajaran yang belum mereka miliki dan karena kurangnya latihan. Juga belum dikembangkan sistem moving kelas, untuk bidang studi atau belum adanya integrasi seni rupa dengN TIK secara riil yang melibatkan guru menjadi satu tim, kurikulum, RPP secara terpadu, dimana hal ini akan membawa pelajaran lebihefektif.
|
