Pendahuluan Permasalahan belajar sebenarnya memiliki kandungan substansi yang “misterius’. Berbagai macam teori belajar telah ditawarkan para pakar pendidikan dengan belahar dapat ditempuh secara efektif dan efisien, dengan implikasi waktu cepat dan hasilnya banyak. Namun, sampai saat ini belum ada satupun teori yang dapat menawarkan strategi belajar secara tuntas. Masih banyak persoalan-persoalan belajar yang belum tersentuh oleh teori-teori tersebut. Kompleksitas persoalan yang terkait dengan belajar inilah yang menjadi penyebab sulitnya menuntaskan strategi belajar. Ada banyak faktor yang mesti dipertimbangkan dalam belajar, baik yang bersifat internal maupun yang eksternal. Diantara sekian banyak faktor eksternal terdapat guru yang sangat berpengaruh terhadap siswa. Sukses tidaknya para siswa dalam belajar di sekolah, sebagai penyebab tergantung pada guru. Ketika berada di rumah, para siswa berada dalam tanggung jawab orang tua, tetapi di sekolah tanggung jawab itu diambil oleh guru. Sementara itu, masyarakat menaruh harapan yang besar agar anak-anak mengalami perubahan-perubahan positif-konstruktif akibat mereka berinteraksi dengan guru. |
|
Read more...
|
|
|
Pernikahan Sejenis VS Kelahiran |
|
Berikut sedikit sekelumit cerita yang saya inspirasi dari sebuah forum. Berawal dari sebuah judul threat yang mengajak kita untuk mengadakan penelitian kembali tentang sebuah kajian "Perkawinan Sejenis". Pada saat itu seorang Thread Starter (TS) mengajukan Kesetujuannya tentang legalitas kawin sejenis.
Ternyata, banyak juga oran-orang yang sependapat dengan TS. Saya sendiri pada diskusi itu mewakili orang yang kontra terhadap legalitas dari hal tersebut. Dibahas juga pada thread tersebut tentang kebebasan. Buat teman-teman, mungkin bisa jadi hal ini juga menjadi inspirasi judul skripsi, tesis maupun disertasi untuk dijadikan penelitian lapangan. Mungkin saja kan. Berikut ilustrasi Kelahiran yang menjadi dasar dari perkawinan = Fitrah untuk berkembang biak. |
|
Read more...
|
|
|
Ya, gue juga sering ngalamin gitu, tapi gue suka ga ambil pusing, easy going aja....Déjà vu adalah sebuah frasa Perancis dan artinya secara harafiah adalah "pernah lihat". Maksudnya mengalami sesuatu pengalaman yang dirasakan pernah dialami sebelumnya. Fenomena ini juga disebut dengan istilah paramnesia dari bahasa Yunani para yang artinya adalah "sejajar" dan mnimi "ingatan". Menurut para pakar, setidaknya 70% penduduk bumi pernah mengalami fenomena ini. Hampir semua dari kita pernah mengalami apa yang dinamakan deja vu: sebuah perasaan aneh yang mengatakan bahwa peristiwa baru yang sedang kita rasakan sebenarnya pernah kita alami jauh sebelumnya. Peristiwa ini bisa berupa sebuah tempat baru yang sedang dikunjungi, percakapan yang sedang dilakukan, atau sebuah acara TV yang sedang ditonton. Lebih anehnya lagi, kita juga seringkali tidak mampu untuk dapat benar-benar mengingat kapan dan bagaimana pengalaman sebelumnya itu terjadi secara rinci. Yang kita tahu hanyalah adanya sensasi misterius yang membuat kita tidak merasa asing dengan peristiwa baru itu.
|
|
Read more...
|
|
|
Umat Islam sebenarnya sudah memiliki sistim tata waktu sendiri, yakni almanak Qammariyah-syamsiyah (lunar & solar system). Tapi justru banyak dilupakan oleh umatnya sendiri. Karena memang ilmu falak (sub geo astronomi). tidak begitu diminati. Tata waktu syamsyiah (daily solar system), dimana rotasi bumi +/-24jam sehari, dan bumi mengelilingi matahari 365 hari. Tepatnya 365 hari 5jam 8 menit 48 detik. Sedangkan untuk almanak Qammariyah (lunar time system), dimana bulan mengelilingi bumi dengan menempuh waktu 29hari 12jam 44 menit 0.3 detik. Pergantian hari untuk almanak syamsyiyah adalah pada tengah malam jam 00:00, Sedangkan pertukaran hari pada almanak Qammariyah adalah pada petang hari. Sedang pergantian bulan ditandai dengan moon crescent (bulat sabit) yang tampak di ufuk barat. Sistem almanak hijriah ditetapkan oleh khalifah Umar ibn Khatab ra, pada 637 Masehi. Kalau kita mengamati seluruh benda langit dalam konstelasi alam raya, ternyata tidak ada satupun benda langit yang bergerak dari arah kiri ke kanan seperti arah jam-jam yang kita pakai. Tetapi sebaliknya semua benda langit bergerak dari kanan ke kiri berlawanan dengan arah jarum jam. Sedankan di alam mikro, semua lintasan seperti Thawaf, atletik, balap sepeda, balap mobil bergerak dari kanan ke kiri ("dilihat dari atas). Inilah yang kita sebut dengan "jam fitrah" .
|
|
Read more...
|
|
|
Pembicara pada konferensi di Doha tentang pentingnya Mekkah sebagai kota yang menentukan zona waktu, dan bukan kota Greenwich di UK, menimbulkan kontroversi yang dimulai 4 dekade beberapa waktu yang lalu.Sekelompok pakar Islam menyampaikan “bukti ilmiah” bahwa Mekkah adalah sumber longitude 0 yang melewati kota suci itu dan bukan Greenwich. Greenwich di UK adalah tempat asal Greenwich Mean Time (GMT) sejak tahun 1884. GMT kadang disebut Greenwich Meridian Time karena diukur dari garis Greenwich Meridian Line di Institut Observatoru (the Royal Observatory) di Greenwich. Greenwich adalah patokan zona2 waktu dunia. Pakar Islam ternama, Yusuf al-Qaradawi mengatakan, Islam -- “berbeda dengan agama-agama lain, tidak pernah mengontradiksi sains”. Para partisipan merekomendasikan unifikasi waktu dalam dunia Arab yang disesuaikan dengan waktu di Mekkah dan bukan dengan waktu di Greenwich.
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
| Results 1 - 9 of 20 |