| Coba Anda Pukul Lalat, Susah Kan? Ni Rahasianya |
|
Sudah berapa kali Anda berhasil
memukul lalat dengan tangan? Sulit bukan. Rahasia di balik kemampuan tersebut
kini telah diketahui penjelasannya. Selama dua puluh tahun meneliti biomekanika
sayap lalat, Michael Dickinson dari Institut Teknologi "Sekarang, saya punya
jawabannya," ujar Mereka menemukan bahwa lalat dapat mengenali ancaman berdasarkan lokasi. Otaknya akan menghitung seberapa jauh ancaman terhadapnya sebelum memutuskan untuk mengepakkan sayap dan kabur. Setelah memprediksi arah ancaman, kakinya bertumpu untuk terbang ke arah yang berlawanan. Semua persiapan meloloskan diri dapat dilakukannya dengan sangat cepat hanya 100 milidetik setelah ia mendeteksi adanya bahaya. "Ini menunjukkan begitu
cepatnya otak lalat memproses informasi sensorik menjadi respon gerakan yang
sesuai," ujar Artinya, lalat telah mengintegrasikan dengan baik antara informasi visual dari mata dengan informasi metasensorik di kakinya. Temuan ini memberikan petunjuk mengenai sistem syaraf lalat dan menunjukkan bahwa di otaknya terdapat sistem pemetaan posisi ancaman. "Ini sebuah transformasi rangsangan menjadi gerakan yang sedikit kompleks dan penelitian berikutnya mencari bagian otak yang mengaturnya," ujarnya. Dari sistem tersebut, |
