| How I see....? |
|
I wrote earlier about my discovering my color blindness, and a lot of people were asking me "so, what do you see!!". This post is to make you understand what exactly I see. Well, after 26 years I discovered that I see the world in a different way than others, and I am a web designer, my color schemes are always bright and nice (what people say to me) I was asking myself, do the green fields which i love look red to normal people?! do normal people see orange like my blue?! when you are born your parents teach you colors, they point to that box and tell you "this is green" they point to this red circle and say "this is red". To them it is green box and red circle but they don't know how you see it! you might see that red circle as what they see blue! so you will point to every blue color you see and say RED (they told you it is red), which they actually see as red! so they won't tell you, you are wrong! This is of course wrong , I see red as you see it and same with green, but, I see it with different shades. After browsing the internet searching to understand more about color blindness and different types of it, I found these images which help you to better understand what I see. Ya kira-kira seperti itulah gambaran.. apa ya... Cara pandang... Ya sebuah cara pandang kita terhadap dunia dengan mata kita, mata kita yang dipenuhi dengan warna-warna... Adakah warna yang belum pernah dilihat oleh mata, warna apakah itu, merah kah..? biru kah...? terus kemudian kita biasa dengan mengatasnamakan apa yang dilihat mata kita kepada orang lain sebagai sesuatu yang benar-benar merah atau biru… capek nya… hik.. ihik… Dan akhirnya berujung kepada informasi… informasi berujung kepada beri“tahu” yang sedikit berari memberi pengetahuan kepada orang lain…. Memberikan ilmu kepada orang lain…. Pernah kah kita memahami terhadap informasi ini adalah sekedar melihat-lihat. Sekedar mendengar sesuatu…. Lihatlah sekedarnya… Dengarkanlah sekedarnya… Rasakan sekedarnya… Iya kan… Semua itu tidaklah dapat menerangkan sebuah kebenaran kepada orang lain. Sebagai contoh bolehkah kita menerangkan bagaimana rupa warna merah kepada orang buta sehingga orang buta tersebut dapat memahami dan mengenal warna merah tersebut….? Jawabnya, tentulah tidak boleh Dalam hal ini apakah sebenarnya kita tidak kenal rupa warna merah tersebut. Jawabnya kita kenal dan jikalau kenal, rupa warna merah tersebut, kenapa pula kita dapat memperkenalkan kepada si buta tersebut. Sekedar dikatakan itulah jangkauan kalam yang hanya sampai pada prestasi itu saya kita nantinya… tidak akan sampai ke mana-mana…..hehehe.. Kalaulah warna merah tersebut wujud dan dapat dilihat oleh mata kita sendiripun… Kita telah gagal untuk memberi satu pemahaman kepada orang buta atau kepada semua orang. Maka bagaimana halnya untuk memperkenalkan yang lainnya… Lihat Article yang lain: ASK (Analitik, skeptik dan Kritik) Interdisipliner: Cakupan, Kedalaman dan Kritik Instructional Leadership, Teaching Quality, and Student Achievement Saudi Arabia Membangun Universitas Tercanggih di dunia
|
Tahukan Anda...
|
Wikipedia bukanlah tempat untuk riset asli. Mengutip sumber dan menghindari riset asli sangat terkait erat. Satu-satunya cara untuk menunjukkan bahwa Anda tidak melakukan riset asli adalah dengan mengutip sumber terpercaya yang memberikan informasi yang terkait langsung dengan topik artikel, dan berpegang pada apa yang dikatakan oleh sumber tersebut. |
