|
ABSTRAK
Haryono. 2007. Hubungan Antara Ketergantungan Merokok Dengan Percaya Diri Pada Siswa SMAN 2 Blitar. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sri Weni Utami, M.Si, (II) Anies Syafitri, S.Psi, M.Psi, Psikolog.
Kata Kunci : Ketergantungan Merokok, Percaya Diri
Pada saat ini rasa kurang percaya diri pada remaja dimanifestasikan dengan berbagai cara baik dengan cara positif maupun negatif. Cara yang positif untuk membangun rasa percaya diri yaitu dengan menciptakan definisi diri positif, memperjuangkan keinginan yang positif, mengatasi masalah secara positif, memiliki dasar keputusan yang positif. Sedangkan cara yang negatif untuk membangun rasa percaya diri yaitu sulit menerima realita diri (terlebih menerima kekurangan diri) dan memandang rendah kemampuan diri sendiri namun di lain pihak memasang harapan yang tidak realistik terhadap diri sendiri. Cenderung melakukan tindakan negatif yaitu dengan merokok atau menggunakan zat adikitif seperti narkoba, sehingga dengan menggunakan zat tersebut remaja cenderung lebih merasa percaya diri (Jacinta, 2002). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1).Tingkat ketergantungan merokok dan 2).Tingkat percaya diri, dan untuk mengetahui 3). Apakah ada hubungan antara ketergantungan merokok dengan percaya diri pada siswa. Desain yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Ketergantungan Merokok diukur dengan angket ketergantungan merokok dan percaya diri diukur dengan skala percaya diri. Subyek penelitian adalah 60 Siswa SMAN 2 Blitar. Reliabilitas diperoleh dengan rumus Cronbach Alpha untuk ketergantungan merokok sebesar 0,724 dan untuk percaya diri sebesar 0,746. Teknik analisis untuk menguji signifikansi hipotesis korelasional adalah dengan uji Korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan 1). Sebanyak 18,3 % dari siswa mempunyai tingkat ketergantungan merokok yang rendah. 58,3 % siswa memiliki tingkat ketergantungan merokok sedang. 23,3 % siswa memiliki tingkat ketergantungan merokok tinggi. 2). 21,7 % siswa mempunyai tingkat percaya diri yang rendah. 61,7 % siswa memiliki tingkat percaya diri sedang.16,6 % siswa memiliki tingkat percaya diri tinggi. 3). Terdapat korelasi antara Ketergantungan Merokok dengan Percaya Diri, (r = -0,90 p < 0,05). Artinya semakin tinggi tingkat ketergantungan merokok, maka semakin rendah tingkat percaya diri. Saran dari penelitian ini yaitu mengendalikan remaja dari dorongan untuk penggunaan rokok dan ketergantungan rokok. Mengadakan program atau kegiatan yang dapat meningkatkan percaya diri yaitu kegiatan penyuluhan tentang bahaya merokok.
DAFTAR RUJUKAN
Agung, Gusti Ngurah.2001. Statistika Analisis Hubungan Kausal Berdasarkan Data Kategorik. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada. Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan (edisi Revisi Kelima). Yogyakarta: Rineka Cipta. Juni 2007). Azwar, Saifudin. 2003. Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta : Pustaka Pelajar. _______. 2005. Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta : Pustaka Pelajar. Hadi, Sutrisno. 2000. Statistika. Yogyakarta : Andi. Hurlock, B.Elizabeth. 1990. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan sepanjang Rentang Kehidupan (edisi kelima). Terjemahan oleh Istidawanti & Soedjarwo. Jakarta: Erlangga. Kartono, Kartini. 1989. Psikologi Abnormal dan Abnormalitas Seksual. Bandung :CV. Mandar Maju. Karzoun, Ahmad Hasan. 2005. Remaja Dan Waktu Luang. Bandung : Media Qolbu. Kerlinger, Fred.N. 1990. Asas-Asas Penelitian Behavioral. Yogyakarya : Gajah Mada University Press. Lauster, Peter. 2006. Tes Kepribadian. Jakarta. PT. Bumi Aksara. Melfiawati, Setio. 1997. Buku Saku Psikiatri. Jakarta: penerbit buku kedokteran egc. Nasution, S. 2001. Metode Research (Penelitian Ilmiah). Jakarta. P.T Bumi Aksara. Notosoedirdjo, Moeljono & Latipun. 1999. Kesehatan Mental Konsep Dan Penerapan. Jakarta. P.T Media Idaman. S. Balkiah & Farida. Kamus Bahasa Indonesia. Surabaya : CV. Anugerah. Siswono.2007 Perlu Regulasi Pengendalian tentang Bahaya Merokok (online), (http://www.suarapembaruan.com, tanggal 9 Mei 2007 diakses 11 Juni 2007). Soekanto, Suryono. 2003. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : P.T Raja Grafindo Persada. Supangat, J, 1988, Kaum Prokok, Waspadalah. Tempo, 4 Juni, 14, 80. Tanpa Nama, Uqshari, Yusuf. 2005. Percaya Diri Pasti. Jakarta : Gema Insani. Yudiantoro, E. 2006. Percaya Diri Itu Mudah. Jakarta : Prestasi Pustaka Publisher. Zulkifli. 2002. Psikologi Perkembangan. Bandung : P.T Remaja Rosdakarya
|
