Beberapa Kesalahan dalam Desain Penelitian

article image   Pendahuluan Dalam melakukan penelitian salah satu hal yang  penting ialah membuat desain penelitian. Desain penelitian bagaikan sebuah peta jalan bagi peneliti yang menuntun serta menentukan arah berlangsungnya proses penelitian secara...
selengkapnya

How to Do Ethnographic Research: A Simplified Guide

article image The following section was authored by Barbara Hall and is intended to provide general, simplified information about how to conduct and write up the results of ethnographic research.  The information that follows falls into three general areas:...
selengkapnya

Research on Classroom Management III

article image Implementation of Action In both cycles (cycle 1 and 2), the researcher implemented the actions which had been planned. The researcher conducted the teaching and learning process as stated in every lesson plan. The actions were given in the form of...
selengkapnya

Jenis-jenis Penelitian Ilmiah

article imagePenelitian dapat digolongkan / dibagi ke dalam beberapa jenis berdasarkan kriteria-kriteria tertentu, antara lain berdasarkan: (1) Tujuan; (2) Pendekatan; (3) Tempat; (4) Pemakaian atau hasil / alasan yang diperoleh; (5) Bidang ilmu yang diteliti; (6) Taraf...
selengkapnya

Contoh Korelasi Sederhana Pearson

article thumbnail Berikut ini adalah contoh dari penggunaan analisis Contoh Korelasi Sederhana Pearson yang sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya (Korelasi Sederhana Pearson). Perandaian penelitian di lakukan terhadap mahasiswa jurusan A di universitas X.
selengkapnya

Interval Scale of Measurement: Central Tendency

article imageUntuk kali ini masih juga dari pembahasan analisis statistik satu variabel melanjutkan dari 3 postingan yang sudah saya sampaikan terlebih dahulu analisis statistik, statistik, signifikan? dan Ordinal Scale of Measurement . Untuk kali ini merupakan bagian...
selengkapnya

Interdisipliner Dalam Alquran
 
 
Menggelitik saya, untuk menuliskan sedikit pemahaman saya tentang penafsiran Alquran, terutama berkaitan dengan fenomena banyaknya aliran sesat yang muncul beberapa waktu terakhir. Semakin menggelitik sewaktu Adik tingkat saya mampir, bersilaturrahim, kemudian tiba-tiba dia bertanya: “Mas, Ahmadiyah itu sesat ga ya?.” “Ahmad Musadiq itu kafir ga?”.

Mendengar hal itu, saya teringat dengan kuliah Dosen saya, Ustadz Tohe. Waktu itu kami sedikit membahas masalah analisis sastra. “Karya sastra itu mati, dan pembacalah menghidupkannya dengan berbagai penafsirannya...” Demikian kata beliau. Kemudian saya bertanya: “Ada orang yang mengatakan Alquran itu sastra, berarti kita bebas dong menafsirkannya?” (dung-deng). Kemudian terjadi diskusi panjang lebar, yang akhirnya didapatkan kesimpulan bahwa Alquran bukanlah sastra yang seperti “karya mati” dan kita umat Islam yang membacanya, menafsirkannya, memahaminya, “berarti menghidupkannya”.


Al-Qur’an adalah Kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad - sebagai mu’jizat yang ditulis dalam mushaf dan diriwayatkan dengan mutawattir serta membacanya adalah ibadah. Diturunkannya kepada jin dan manusia agar bisa dijadikan petunjuk (huda) dan pembeda (furqan) antara kebenaran dan kesesatan, sebagaimana firman Allah (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). (QS. 2:185) Allah menurunkan al-Qur’an untuk dibaca dengan penuh penghayatan (Tadabbur), meyakini kebenarannya dan berusaha untuk mengamalkannya. Allah berfirman,” Maka apakah mereka tidak memperhatikan Alquran? Kalau kiranya Alquran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. (QS. 4:82).

Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab, sebagaimana firman Allah,” Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al-Qur’an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya”. (QS. 12: 2).

Nah ini menjadi persoalan yang rumit..

Dengan demikian, orang yang ingin menafsirkan AL-Qur’an harus memahami bahasa Arab baik qaidah lughawiyah-nya seperti nahwu, sharf (gramatical), maupun ta’biriyah (Linguistic) seperti majaz, balaghah, I’jaz dan lainnya. Juga Ulumul qur’an seperti asbaab annuzul, nasikh mansukh, qira’ah dan lainnya.

Studi interdisipliner juga diperlukan oleh seorang Mufassir, mengingat Al-Qur’an tidak hanya berbicara masalah keimanan, ibadah dan syariah saja, tetapi juga memuat isyarat-isyarat ilmu pengetahuan yang lainnya. Allah berfirman, “Tiadalah Kami alpakan sesuatupun di dalam Al-Kitab” (QS.6 :38).

 Mungkin aturan berikut yang banyak dilupakan researcher jaman sekarang (mufassirin jaman ini)

  1. Secara global penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an dilakukan oleh Al-Qur’an sendiri. Ayat-ayat yang di-mujmal-kan pada suatu tempat akan dijelaskan di tempat lain, baik itu disebutkan pada tempat yang sama.
  2. Apabila metode ini tidak ada, maka menafsirkan Al-qur’an dengan Sunnah Rasulullah. Karena ia merupakan penjelasan bagi al-Qur’an.
  3. Apabila tidak ada tafsiran dari Sunnah Rasulullah, maka mempergunakan perkataan Sahabat. Karena mereka melihat fakta dan realita kejadian Sunnah dan menerima ilmu langsung dari Rasulullah. Sangat menarik dan hebat sebuah ungkapan dari sahabat Abdullah bin Mas’ud berkata; Demi Allah yang tidak ada Tuhan selain-Nya, tidak ada satu ayat dari Kitabullah, kecuali saya mengetahui untuk siapa diturunkan dan di mana diturunkan, kalau ada orang yang lebih mengetahui tentang Kitabullah akan saya datangi sekalipun ada di ujung dunia.
  4. Kalau dengan Al-Qur’an, Sunnah dan perkataan sahabat tidak ada, maka sebagian Ulama mengharuskan merujuk kepada perkataan Tabi’in. seperti Hasan Bashri, Atha’ bin Rabah, Mujahid bin Jubair murid Abdullah bin Abbas yang pernah mengemukakan Al-Qur’an dari awal sampai akhir dan menanyakan tafsir dari setiap ayat yang dibaca.

 Jadi riset researcher terhadap alquran, kemudian mengklaim hasil penafsirannya sebagai yang paling benar.

  • Adakah sudah melewati metode di atas?
  • Bagaimanakah pemahamannya terhadap bahasa Arab beserta qaidah sendiri?

Rasulullah dalam banyak haditsnya mengingatkan untuk tidak menafsirkan ayat-ayat Allah tanpa ilmu, akan disiapkan kursinya di neraka. Rasulullah sendiri yang mempersilahkan untuk menempati kursi di neraka. Bayangkan kita bertemu Rasulullah, bukan syafaat, doa kebaikan yang kita dapatkan. Melainkan dipersilahkan beliau sendiri “Silahkan duduk!” (TAPI DI NERAKA). Astaghfirullahal adzim, naudzubillah, tsumma naudzubillah.

Adapun penafsiran yang dilakukan dengan dasar ilmu dan pengetahuan, baik syariah maupun lughawiyah maka tidaklah termasuk dalam ancaman di atas, menafsirkan AL-Qur’an dengan ijtihad ra’yu sudah ditradisikan sejak zaman Rasulullah, dan itu dilakukan oleh isteri beliau Aisyah yang banyak menafsirkan masalah-masalah penting dalam agama. Dan Rasulullah sendiri merekomendasikan Mu’adz bin Jabal untuk melakukan Ijtihad dengan ra’yu, dalam memutuskan permasalahan ummat, apabila dia tidak mendapatkan jawabannya itu pada al-Qur’an dan Sunnah. Dan hal seperti ini mesti dilakukan agar Al-Qur’an benar-benar bisa menjadi hudan (petunjuk) bagi kemaslahatan hidup manusia di dunia dan di akhirat. Walllahu A’lam.

 

 
Tip & Trik

 Lama juga saya belum bisa posting artikel, di infoskripsi.com. Mohon maaf karena memang beban minggu-minggu rada...
read more

Theory

Structural Equation Modelling (SEM) Structural Equation Modelling (SEM) merupakan salah...
read more

Research News

Akhirnya saya tertarik juga untuk menambahkan fitur download untuk melengkapi infoskripsi.com. Sebelumnya saya masih...
read more

Research News

Dr. Nurul Murtadho, M.Pd Nurul Murtadho lahir pada tanggal 17 Juli 1960 di Malang . Ia menyelesaikan: Pendidikan ...
read more

Research News

Baru saja Ofcom mengeluarkan laporan ilmiah kuantitatif dan kualitatifnya tentang jejaring sosial (social...
read more

Tip & Trik

Hanya dengan memasukan keyword/kata kunci yang akan dicari, maka dalam waktu singkat akan ditampilkan puluhan link judul pdf...
read more

Resource

Eksperimen Lapangan Desain eksperimen lapangan merupakan penelitian yang dilakukan dengan menggunakan latar yang...
read more

Resource

Implementation of Action In both cycles (cycle 1 and 2), the researcher implemented the actions which had been...
read more

Resource

 Technique of Collecting Data In classroom action research, the most popular ways to collect data are questionnaires,...
read more

Resource

    This chapter describes the research method used to examine how the implementation of...
read more

Theory

“Experimental research, where the researcher manipulates the independent variable , whilst the dependable variable ...
read more

Resource

  Pendahuluan Dalam melakukan penelitian salah satu hal yang  penting ialah membuat desain penelitian....
read more

Tahukan Anda...

Sosiolinguistik adalah kajian interdisipliner yang mempelajari pengaruh budaya terhadap cara suatu bahasa digunakan. Dalam hal ini bahasa berhubungan erat dengan masyarakat suatu wilayah sebagai subyek atau pelaku berbahasa sebagai alat komunikasi dan interaksi antara kelompok yang satu dengan yang lain.

 

© Copyright 2008 infoskripsi.com.
Some rights reserved. Re-Design by: infoskripsi
Infoskripsi