Creative Commons License
This work is under licensed





Lost Password?
No account yet? Register
Makna Kebaikan

KEBAIKAN

 

Cucu     :   Kemarin aku lupa bahwa dompet ketika aku makan di sebuah warung nasi. Terus melihat gelagatku yang bingung karena tidak membawa uang, ada orang yang membayari aku dengan ikhlas. Terus aku bilang terima kasih dan dalam hati aku bilang “sungguh orang ini sangat baik.” Bagaimana komentar Nenek?

Nenek   :   Menurutku yang pertama kamu masih muda tapi sudah pikun, yang kedua kamu aku puji karena berani menanggung malu. Perkara kamu merasa untung tidak bawa uang sehingga makannya dibayari orang atau perkara kamu tidak tahu malu ya...aku tidak tahu.



Cucu     :   Jujur Nek...singkatnya aku kemarin itu malu tapi mau dari pada aku tidak mau dibayari kan aku tetap malu dan ada persoalan kemanusiaan yang lebih penting yaitu penjualnya bangkrut. Kemudian doaku ya semoga yang bayari aku tidak bangkrut. Bagaimana komentar Nenek tentang tindakan kebaikan itu sendiri?

Nenek   :   Sebenarnya orang lain menilai diri kita baik seperti kamu menilai orang yang membayari kamu tadi adalah sebuah tindakan penilaian yang spontan karena kamu baru saja merasakan kebaikannya. Berita tentang kebaikan seseorang bisa menyebar ke semua pelosok tanah air dan bahkan di segala penjuru dunia bukan karena ia berusaha tampil baik di depan orang lain dan sekedar menjaga nama baik atau membangun citra diri tetapi terletak pada tindakan kebaikannya yang nyata. Jika demikian tentu banyak orang gemas untuk menyebarkan kebaikannya.

Cucu     :   Berarti orang lain pasti membalas kebaikan kita ya Nek?

Nenek   :   Kamu ini kelihatannya pura-pura tidak tahu saja, itu kan pertanyaan yang sebenarnya tidak perlu dijawab. Tapi nenek biar kamu lebih puas...Jawabannya ya belum tentu, ada kalanya kebaikan dibalas dengan kejahatan. Tetapi kita harus yakin bahwa kebaikan orang lain kepada kita itu datang dengan sendirinya kalau kita berbuat baik kepadanya bukan karena kita yang berusaha tampil baik tadi.

Cucu     :   Kalau begitu bolehkah kita banyak berbuat baik kepada sesama supaya kita mendapat kebaikan dari sesama Nek?

Nenek   :   Itu urusanmu...tetapi jika kamu ingin berbuat demikian maka itu sebenarnya adalah prinsip yang salah karena jika demikian maka kebaikan yang kita berikan bukanlah ketulusan melainkan menginginkan imbalan yaitu supaya kita mendapat kebaikan dari orang yang kita baiki.

Cucu     :   Nek aku mau berbuat kebaikan kepada nenek secara tulus, boleh tidak Nek?

Nenek   :   Apa itu?

Cucu     :   Aku mau mencabuti uban Nenek.

Nenek   :   Niatmu baik tapi sayang Nenek tidak memerlukan kebaikanmu itu., karena jika ubannya dicabuti maka nenek menjadi botak. Kamu kan lihat sendiri kalau ubannya sudah lebih banyak daripada rambut hitamnya. Dengan demikian berbuat baik itu sejauh orang lain perlu atau membutuhkan saja, jika orang lain tidak merasa perlu tetapi kita berbuat baik justru nanti jadinya menjadi tidak baik. Banyaklah berbuat baik kepada orang yang membutuhkan karena kebaikanmu adalah sesuatu yang menarik/ memesona di hadapan orang yang membutuhkannya.

 

 

 

 

Tahukan Anda...

Zakat menurut bahasa artinya adalah “berkembang” (an namaa`) atau “pensucian” (at tath-hiir). Adapun menurut syara’, zakat adalah hak yang telah ditentukan besarnya yang wajib dikeluarkan pada harta-harta tertentu (haqqun muqaddarun yajibu fi amwalin mu’ayyanah) (Zallum, 1983 : 147).

 

© Copyright 2008 infoskripsi.com.
Some rights reserved. Design by: infoskripsi
RocketTheme Joomla Templates