|
Dalam rangka mengkaji perkembangan bahasa di era global ini Jurusan
Sastra Arab Fakultas Sastra UM bekerjasama dengan Ikatan Pengajaran
Bahasa Arab di Indonesia (IMLA) menggelar seminar internasional dengan
tema ”Bahasa Arab di Era Globalisasi: Peluang dan Tantangan”, tgl 23
s.d. 25 Nop 2008.
Dewasa ini bahasa arab merupakan bahasa yang banyak dipelajari oleh
berbagai bangsa, maka untuk meningkatkan metode-metode baru dalam
pembelajaran, khususnya pembelajaran bahasa arab dalam penggunaan
teknologi informasi dan komunikasi di era globalisasi ini. Dalam rangka
mengkaji perkembangan bahasa di era global ini Jurusan Sastra Arab
Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) bekerjasama dengan
Ikatan Pengajaran Bahasa Arab di Indonesia (IMLA) menggelar seminar
internasional dengan tema "Bahasa Arab di Era Globalisasi:
Peluang dan Tantangan" . Seminar Internasional di buka oleh
Pembantu Rektor I UM, Dr. H. Kusmintardjo, M.Pd di kampus UM. Sedangkan
kegiatan seminar dilaksanakan di Hotel Kartika Wijaya Batu.
Seminar internasional yang dilaksanakan pada tanggal 23 s.d. 25 Nopember 2008 diikuti sebanyak 130 peserta dari berbagai perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri. Peserta dari luar negeri yang berperan serta adalah Universitas Ummul Qura, Universitas Pertrolium dan Pertambangan Raja Fahd, Universitas Islam Imam Muhammad bin Saudi Arabia, Universitas Bahrain, Universitas Baghdad, Universitas Shalahuddin Kurdistan, Universitas Asfahan Iran. Tiga perguruan tinggi dari Sudan, yakni Akademi Ilmu Perbankan dan Keuangan Khurtum, Universitas Al-Quran dan Pengetahuan Islam, Universitas Sain dan Teknologi, Universitas Qatar, Universitas Terbuka Al-Quds Palestina, tiga perguruan tinggi dari Mesir, yakni Universitas Kaero, Universitas El-Menia, Universitas Ainusy Syams, Direktorat Pusat Kurikulum Kesultanan Oman, Universitas Hasyimmiyyah Azzarqa’ Yordania, Universitas Batinah, Yayasan Pendidikan Dubai, empat perguruan tinggi dari Malaysia, yakni Universitas Malaya, Universitas Islam Internasional Malaysia, Universitas Internasional Al-Madinah, dan Universitas Ilmu Pengetahuan Islam, serta seorang perwakilan dari Jerman Jerman DAAD.
Pada malam kegiatan Pekan Arabi 2008, melibatkan siswa-siswi SMA dan Madrasah Aliyah se Jawa Timur yang menampilkan berbagai lomba, seperti majalah dinding, banjari, kaligrafi, bercerita, cerdas cermat, pidato, debat dan ditutup dengan Malam Kesenian Arab.
Dr. Nurul Murtadho, M.Pd, selaku ketua panitia mengungkapkan, bahasa Arab masih dianggap bahasa agama dan bahasa pesantren. Belum banyak yang mengganggapnya sebagai bahasa internasional. Padahal, dalam rapat-rapat PBB, bahasa Arab selalu digunakan untuk rapat dan diskusi. " Bahasa Arab ini adalah bahasa Internasional. Tetapi anehnya kok jarang yang mau belajar" kata Nurul.
Selanjutnya dikatakan Pembantu Dekan I FS, " banyak yang menyebutkan bahasa Arab sangat susah untuk dipelajari. Oleh karena itu, para pakar bahasa Arab yang berkumpul dua hari ini akan mencari solusi untuk memudahkan pembelajaran bahasa Arab. Baik melalui praktik pembelajarannya, metode, media, maupun kurikulumnya. Kami nantinya akan mengarahkan pada bagaimana pengajaran yang harus diterapkan agar bahasa Arab disenangi masyarakat " katanya. (Zul)
Sumber: um.ac.id
|