|
|
Hubungan Nilai Kesuksesan |
|
HUBUNGAN NILAI KESUKSESAN, EKSPEKTANSI KESUKSESAN, DAN MOTIVASI BERPRESTASI REMAJA MISKIN PUSAT PENGEMBANGAN ANAK COMPASSION-MALANG Salah satu penyebab kemiskinan adalah adanya culture of poverty dan streotipe orang miskin tidak bisa maju, yang menyebabkan masyarakat miskin tidak memiliki keinginan atau keyakinan untuk sukses. Lingkungan budaya dan streotip miskin mungkin memeri pengaruh negatif pada motivasi berprestasi, nilai dan ekspektansi remaja miskin terhadap kesuksesan. Namun bila melihat ciri-ciri remaja pada umumnya, dimana remaja cenderung idealis, memiliki pemikiran fantasi ke depan dan memiliki nilai pribadi yang kadang tidak sesuai dengan orang dewasa atau lingkungannya, mungkin saja remaja miskin tidak terimbas pengaruh budaya dan streotip kemiskinan dari lingkungan. Kesenjangan pendapat ini merupakan bagian latar belakang permasalahan penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk; (1) mengetahui bagaimana ekspektansi kesuksesan, nilai kesuksesan dan motivasi berprestasi remaja miskin di PPA Compassion (2) mengetahui adakah hubungan antara nilai kesuksesan dan motivasi berprestasi remaja miskin di PPA Compassion (3) mengetahui adakah hubungan antara ekspektansi kesuksesan dan motivasi berprestasi remaja miskin di PPA Compassion (4) mengetahui adakah hubungan antara nilai kesuksesan, espektansi kesuksesan dengan motivasi berprestasi remaja miskin di PPA Compassion |
|
Read more...
|
|
|
|
|
Penerapan Pendekatan Kontekstual |
|
|
Cognitive Behavior Therapy |
|
PENGGUNAAN COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY UNTUK MENGENDALIKAN KEBIASAAN MEROKOK DI KALANGAN SISWA MELALUI PENINGKATAN PERCEIVED SELF EFFICACY BERHENTI MEROKOK Mohammad Efendi*) Abstrak Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas penggunaan cognitive behavior therapy (terapi perilaku kognitif) untuk meningkatkan perceived self efficacy (PSE) berhenti merokok di kalangan siswa SLTP. Penelitian ini menggunakan rancangan non randomized control group pretest and posttest design. Hasilnya menunjukkan bahwa: (1) pendekatan cognitive behavior therapy efektif meningkatkan sumber perceived self efficacy (SPSE) berhenti merokok (persuasive experience, vicarious experience, enactive experience), (2) pendekatan cognitive behavior therapy efektif meningkatkan indikator perceived self efficacy (IPSE) berhenti merokok (choice behavior, performance, persistence), (3) model analisis hubungan antara SPSE dengan IPSE diperoleh koefisien gamma = 0,86, t = 2,84 (p<0.05), berarti SPSE memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan IPSE berhenti merokok di kalangan siswa. Atas dasar temuan tersebut disarankan pada sekolah yang sederajat untuk mempertimbangkan penggunaan cognitive behavior therapy sebagai alternatif program pencegahan perilaku merokok di kalangan siswa Kata kunci: Cognitive behavior therapy, Perceived self efficacy, Siswa SLTP, berhenti merokok. |
|
|
Artikel Skripsi Penjaskes |
|
PEMBELAJARAN REMIDIAL TEKNIK DASAR SERVIS ATAS BOLAVOLI SISWA PUTRA KELAS XI IPA SMA LABORATORIUM UM MALANG Dhydiet Setya Budhy Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar keterampilan teknik dasar servis atas bolavoli dengan menggunakan metode pembelajaran yang telah dimodivikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dengan menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas dengan satu (1) siklus dua (2) kali pertemuan. Peneliti melakukan observasi terhadap subyek sebelum dilakukannya penelitian. Subyek diberikan pembelajaran remidial oleh guru dengan menggunakan rencana pembelajaran (RP) yang telah dibuat sesuai dengan kendala yang dialami pada pembelajaran terdahulu, lalu dilakukan evaluasi pembelajaran pada ahir siklus. Hasil penelitian ini siswa mampu meningkatkan ketrampilan melakukan teknik dasar servis atas bolavoli setelah mendapatkan proses pembelajaran remidial. Kata-kata Kunci: pembelajaran remidial, teknik dasar servis atas bolavoli |
|
Read more...
|
|
|
|