| Analisis Statistik Dua Variabel: Satu Interval, Satu Nominal |
|
Kali ini kita masih pada jenis pemilihan analisis statistik jenis ‘dua variabel’ (yang sudah dibahas: 1) Kedua-duanya interval, 2) Kedua-duanya nominal, 3) Kedua-duanya ordinal, 4) Dua Variabel: Satu Interval, Satu Ordinal). Sedangkan kali ini sampai pada analisis dua variabel yang terdiri dari satu variabel interval dan satunya lagi variabel nominal. Pada jenis ini dibagi menjadi dua bagian dengan melihat variabel interval, apakah variabel interval merupakan variabel dependen atau independen. Berikut ini pembagian pemilihan analisis statistik jenis ‘dua variabel’ satu interval dan satu nominal. A. Variabel Interval Dependen Untuk analisis yang variabelnya dependen, maka dapat dibedakan lagi menjadi dua: a) Apakah mengukur kekuatan hubungan diantara kedua variabel, atau b) uji signifikan dari perbedaan diantara kelompok.
1. Measure of Strength a. Describe The Relationship
b. Estimate in population
2. Test of Significance Jika menginginkan uji signifikansi, maka apakah anda berasumsi bahwa interval variabel scaled di distribusikan normal pada populasi?. Jika jawaban Anda adalah ya, maka “Apakah kamu ingin mengasumsikan homoscedasticas across tingkat variabel independen?”
Sedangkan jika jawaban Anda adalah ‘tidak’, maka
B. Variabel Interval Independen 1. The Nominal Variable is a Two-Point Variabel a. Ada Perbedaan Antara Variabel Dependen dan Independen 1) Linear
2) Not Linear
b. Tidak ada Perbedaan antara variabel dependen dan independen Apakah kamu ingin menguji apakah rata-rata pada kedua variabel adalah sama? Jika jawaban ‘ya’ maka:
Sedangkan jika jawaban Anda adalah ‘tidak’, maka: 1) Linear, yang masih dibagi menjadi 2, yaitu: Agreement dan Covariation. Untuk yang Agreement dengan penalty jika variabel tidak mempunyai distribusi yang sama.
Untuk yang Agreement tanpa penalty.
Sedangkan covariation dibedakan lagi menjadi (a) Tidak ada variabel yang berbeda
(b) Salah satu variabel berbeda Jika salah satu berbeda, Apakah perbedaan variabel meruntuhkan suatu variabel lanjutan dan apakah kamu ingin menaksir apakah terdapat hubungan jika berlanjut?
Sumber: Brown, M. B., and Forsythe, A. B. The small sample behavior of some statistics which test the equality of several means. Technometrics 16 (1974a) Draper, N. R., and Smith, H. Applied Regression Analysis. New York: Wiley, 1966. Glass, G. V., and Hakstian, A. R. Measures of association in comparative experiments: their development and interpretation. American Educational Research Journal 6 (1969) Hays, W. L. Statistics for the Social Sciences. Second edition. New York: Holt, Rinehart, and Winston, 1973. Kelley, T. L. An unbiased correlation ratio measure. Proceedings of the National Academy of Sciences 21 (1935) Kirk, R. E. Experimental Design: Procedures for the Behavioral Sciences. Belmont, Ca!ifornia: Brooks/Cole, 1968. Krippendorf, K. Bivariate agreement coefficients for reliability of data. In Sociological Methodology: 1970, edited by E. F. Borgatta and G. W. Bohrnstedt. San Francisco: Jossey-Bass, 1970. McNemar, Q. Psychological Statistics. Fourth edition. New York: Wiley 1969. Robinson, W. S. The statistical measurement of agreement. American Sociological Review 22 (1957)
Catatan: Seperti biasa, silakan berkonsultasi dengan dosen pembimbing skripsi saudara. Lebih baik jika Anda mempersiapkan proses bimbingan skripsi dengan melakukan pencarian di internet mengenai hal terkait. (membaca sumber yang dicantumkan).
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Tahukan Anda...
|
Kreativitas adalah kemampuan untuk mengembangkan gagasan-gagasan baru dan untuk menemukan cara-cara baru dalam melihat masalah dan peluang. Inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan solusi kreatif terhadap masalah dan peluang tersebut untuk meningkatkan atau memperkaya kehidupan orang-orang. Menurut Theodore Levitt dari Harvard "Kreativitas adalah memikirkan hal-hal baru, sedang inovasi adalah mengerjakan hal-hal baru." |

