| Mengkaji Skripsi Kualitatif dan Kuantitatif |
|
Pengertian penelitian kualitatif: "Qualitative research is a loosely defined category of research designs or models, all of which elicit verbal, visual, tactile, olfactory, and gustatory data in the form of descriptive narratives like field notes, recordings, or other transcriptions from audio- and videotapes and other written records and pictures or films." --Judith Preissle
Penelitian kualitatif juga disebut dengan: interpretive research, naturalistic research, phenomenological research (meskipun ini disebut sebagai jenis dari penelitian kualitaif yang dipakai penelitian deskriptif). Perbedaan klasik antara kualitatif dan kuantitatif
Diadaptasi dari Cook and Reichardt (1979)
Tetapi kesimpulan di sini masih terdapat dikotomi karena tidak menerangkan karakter khusus dari masing-masing jenis penelitian. Metode Kuantitatif menggunakan angka-angka dan data staistik, seperti: experiments, correlational studies using surveys & standardized observational protocols, simulations, supportive materials for case study.
Yang biasanya ditandai dengan: 1. Observe events, 2. Tabulate, 3. Summarize data, 4. Analyze, 5. Draw conclusions
Sedangkan kualitatif menggunakan deskripsi dan kategori dalam wujud kata-kata, seperti: open-ended interviews, naturalistic observation (common in anthropology), document analysis, case studies/life histories, descriptive dan self-reflective supplements to experiments serta correlational studies.
Dengan cirri-ciri umum: 1. Observe events (ask questions with open-ended answers) 2. Record/log what is said and/or done 3. Interpret (personal reactions, hypotheses, monitor methods) 4. Return to observe 5. Formal theorizing (speculations and hypotheses) 7. Draw conclusions
Tiga proses yang dipakai 1. Detail tapi open-ended interviews 2. Observasi langsung 3. Menulis dokumen (dengan kata bukan angka)
Mana yang lebih mudah? · kuantitatif, cukup dengan menggunakan software statistik tertentu lewat media komputer (meski harus tetap mengetahui proses statistik). · Kualitatif, menganalisis konsep-konsep (bukan hanya satu prosedur)
Jawab dengan mempertimbangkan, kalau · Kualitatif menggunakan banyak buku sebagai sumber analisa. · Kuantitatif, cukup dengan mempelajari 2-3 artikel.
Semoga bisa menjadi inspirasi. Insyaallah akan saya lanjutkan dengan artikel yang lain kemudian.
Sumber: http://qualitativeresearch.ratcliffs.net
Lihat resource yang lain: Kode Etik Penelitian di Internet How to Do Ethnographic Research: A Simplified Guide Components of a Research Proposal Rencana Kerja Penulisan Proposal Skripsi Proposal Penelitian Kualitatif Proposal Penelitian Kuantitatif Proposal Penelitian Kajian Pustaka Proposal Penelitian Pengembangan
|
|||||
Tahukan Anda...
|
Pemahaman diri masing-masing pribadi biasanya diarahkan pada kecerdasan yang menonjol/dominan pada dirinya. Misal: (1) orang logis matematik, memandang dirinya secara analitis. (2) orang linguistik, memandang diri/mendefinisikan diri dengan kata-kata (3) orang kinestetik, merasakan realita pada tulang belulang melalui gerak tubuh. Sebuah kekeliruan apabila kita menilai orang lain melalui kebiasaan atau kecerdasan bawaan yang sama dengan diri kita. Hal ini menyalahi/tidak sesuai dengan “teori kecerdasan majemuk yang validasi tertingginya adalah perbedaan individu.”
|

