Teknik Kendall-Tau_b


 

 

Image

 

Manfaat

Untuk mengetahui hubungan beberapa variabel yang memiliki jenis data yang bergejala ordinal.

 

Langkah       

Analisis, korelasi, tau-kendall.

 

Ketentuan     

Jika probabilitas ≥ 0.05 maka Ho diterima.

Jika probabilitas < 0,05 maka Ho ditolak.

 


Pembahasan

 

Image 

 

1.   KE dengan KB

a.       Masalah : Adakah hubungan antara Kecerdasan Emosi dengan Kebiasaan Belajar Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

b.      Hipotesis :

Ho :   Tidak ada korelasi yang signifikan antara Kecerdasan Emosi dengan Kebiasaan Belajar Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

Ha :    Ada Korelasi yang signifikan antara Kecerdasan Emosi dengan Kebiasaan Belajar Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

c.       Model Statistik: Kendall-Tau

d.      Analisis : karena nilai koefisien rxy Kecerdasan Emosi dan Kebiasaan Belajar sebesar 0,232, atau, nilai p (0.002) ‹α (0.05), maka Ho ditolak dan ha diterima.

e.       Kesimpulan : ada korelasi yang signifikan antara Kecerdasan Emosi dan Kebiasaan Belajar Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

 

2.   KE dengan MB

a.       Masalah : Adakah hubungan antara Kecerdasan Emosi dengan motivasi berprestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

b.      Hipotesis :

Ho :   Tidak ada korelasi yang signifikan antara Kecerdasan Emosi dengan motivasi berprestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

Ha :    Ada korelasi yang signifikan antara Kecerdasan Emosi dengan motivasi berprestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

c.       Model Statistik: Kendall-Tau

d.      Analisis : karena nilai koefisien rxy Kecerdasan Emosi dan Kebiasaan Belajar sebesar 0,381, atau, nilai p (0.002) ‹α (0.05), maka Ho ditolak dan Ha diterima.

e.       Kesimpulan : ada korelasi yang signifikan antara Kecerdasan Emosi dan motivasi berprestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

 

3.   KE dengan P

a.       Masalah : Adakah hubungan antara Kecerdasan Emosi dengan prestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

b.      Hipotesis :

Ho :   Tidak ada korelasi yang signifikan antara Kecerdasan Emosi dengan prestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

Ha :    Ada korelasi yang signifikan antara Kecerdasan Emosi dengan prestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

c.       Model Statistik: Kendall-Tau

d.      Analisis : karena nilai koefisien rxy Kecerdasan Emosi dan prestasi sebesar 0,256, atau, nilai p (0.002) ‹α (0.05), maka Ho ditolak dan Ha diterima.

e.       Kesimpulan : ada korelasi yang signifikan antara Kecerdasan Emosi dan motivasi berprestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

 

4.   KB dengan MB

a.       Masalah : Adakah hubungan antara kebiasaan belajar dengan motivasi berprestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

b.      Hipotesis :

Ho :   Tidak ada korelasi yang signifikan antara Kebiasaan belajar dengan motivasi berprestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

Ha :    Ada korelasi yang signifikan antara Kebiasaan belajar dengan motivasi berprestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

c.       Model Statistik: Kendall-Tau

d.      Analisis : karena nilai koefisien rxy  dan Kebiasaan Belajar sebesar 0,407, atau, nilai p (0.002) ‹α (0.05), maka Ho ditolak dan Ha diterima.

e.       Kesimpulan : ada korelasi yang signifikan antara Kebiasaan belajar dan motivasi berprestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

 

5.   KB dengan P

a.       Masalah : Adakah hubungan antara kebiasaan belajar dengan prestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

b.      Hipotesis :

Ho :   Tidak ada korelasi yang signifikan antara kebiasaan belajar dengan prestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

Ha :    Ada korelasi yang signifikan antara kebiasaan belajar dengan prestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

c.       Model Statistik: Kendall-Tau

d.      Analisis : karena nilai koefisien rxy kebiasaan belajar  dengan prestasi sebesar 0,304, atau, nilai p (0.002) ‹α (0.05), maka Ho ditolak dan Ha diterima.

e.       Kesimpulan : ada korelasi yang signifikan antara kebiasaan belajar dan prestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

 

6.   MB dengan P

a.       Masalah : Adakah hubungan antara motivasi berprestasi dengan prestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

b.      Hipotesis :

Ho :   Tidak ada korelasi yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan prestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

Ha :    Ada korelasi yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan prestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

c.       Model Statistik: Kendall-Tau

d.      Analisis : karena nilai koefisien rxy Motivasi  berprestasi dengan prestasi  sebesar 0,361, atau, nilai p (0.002) ‹α (0.05), maka Ho ditolak dan Ha diterima.

e.       Kesimpulan : ada korelasi yang signifikan antara motivasi berprestasi dan prestasi Mahasiswa Jurusan B di Universitas Y.

 

 

 

Tahukan Anda...

Raja Viking Harald Bluetooth menyatukan Norwegia dan Denmark; dia tersohor sebagai pembicara hebat; terampil untuk menyatukan orang untuk saling berbicara- tapi ia tidak pernah menduga bahwa ribuah tahun kemudian, suatu teknologi dahsyat akan menggunakan namanya!

 

© Copyright 2008 infoskripsi.com.
Some rights reserved. Re-Design by: infoskripsi
Infoskripsi