Infoskripsi arrow Reference
Reference
Select a news topic from the list below, then select a news article to read.

Bahasa dan Tanda Baca Dalam Menulis Skripsi, Tesis, Maupun Disertasi

Penggunaan Bahasa

Penulisan karya ilmiah hendaknya menggunakan bahasa yang jelas, tepat, formal, dan lugas. Kejelasan dan ketepatan isi dapat diwujudkan dengan menggunakan kata dan istilah yang jelas dan tepat, kalimat yang tidak berbelit-belit, dan struktur paragraf yang runtut.

Kelugasan dan keformalan gaya bahasa diwujudkan dengan menggunakan kalimat pasif, kata-kata yang tidak emotif, dan tidak berbunga-bunga. Hindarilah penggunaan kata-kata seperti saya atau kami atau kita. Jika terpaksa menyebutkan kegiatan yang dilakukan oleh penulis sendiri, istilah yang dipakai bukan kami atau saya, melainkan penulis atau peneliti. Namun, istilah penulis atau peneliti seyogyanya digunakan sesedikit mungkin.
Read more...
 
(Tips Hasil Penelitian) Ingin mendekati Pria/Wanita? Lihat Wajah Bapak/Ibunya Dulu

 

Baru-baru ini para peneliti Hongaria menerbitkan hasil penelitiannya yang mereka lakukan. Para ilmuwan tersebut berasal dari University of Pécs, Hongaria. sexual imprinting, atau gejala memilih suami atau pasangan hidup yang wajahnya mirip dengan sang ayah. Namun begitu, temuan yang dipublikasikan jurnal Proceedings B ini masih perlu diperkuat lagi dengan penelitian lanjutan.

Read more...
 
Hipotesis Penelitian

Tidak semua penelitian kuantitatif memerlukan hipotesis penelitian. Penelitian kuantitatif yang bersifat eksploratoris dan deskriptif tidak membutuhkan hipotesis. Oleh karena itu subbab hipotesis penelitian tidak harus ada dalam skripsi, tesis, atau disertasi hasil penelitian kuantitatif.

Read more...
 
Proyek Pengentasan Kemiskinan dengan Menggunakan Formula Analitik

 

Beberapa waktu yang lalu saya sempat berkunjung ke websitenya Bapak Rohedi, salah satu peneliti brilian Indonesia. Saya sangat tertarik dengan ulasan beliau tentang penemuannya yang femomenal. Saya katakana fenomenal lebih karena ketidaktahuan saya tentang bidang kepakaran Bapak Rohedi.

Ingin saya munculkan di sini adalah bukannya tentang dari formula analitik sendiri (Silahkan mampir ke websitenya Bapak Rohedi di http://rohedi.blogspot.com), melainkan cita-cita besar yang beliau angankan:

“Begitu nomor PATEN itu keluar, copy right dari teknik smart pemecah persamaan diferensial nonlinear tersebut akan saya lego dengan harga yang sangat fantantis, yaitu Rp. 100 T. Semoga jerih payah rumus sakti yang saya niatkan untuk mengentaskan kaum Duafa (Fakir miskin dan orang terlantar) serta membahagiakan Anak Yatim Piatu itu segera terwujud”

Read more...
 
<< Start < Prev 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Next > End >>