InfoskripsiReference Bahasa dan Tanda Baca Dalam Menulis Skripsi, Tesis, Maupun Disertasi
Bahasa dan Tanda Baca Dalam Menulis Skripsi, Tesis, Maupun Disertasi
Penggunaan Bahasa
Penulisan
karya ilmiah hendaknya menggunakan bahasa yang jelas, tepat, formal, dan lugas.
Kejelasan dan ketepatan isi dapat diwujudkan dengan menggunakan kata dan istilah
yang jelas dan tepat, kalimat yang tidak berbelit-belit, dan struktur paragraf
yang runtut.
Kelugasan
dan keformalan gaya bahasa
diwujudkan dengan menggunakan kalimat pasif, kata-kata yang tidak emotif, dan
tidak berbunga-bunga. Hindarilah penggunaan kata-kata seperti saya atau kami atau
kita. Jika terpaksa menyebutkan kegiatan yang dilakukan oleh penulis sendiri,
istilah yang dipakai bukan kami atau saya, melainkan penulis atau peneliti. Namun,
istilah penulis atau peneliti seyogyanya digunakan sesedikit mungkin.
Penulisan Tanda Baca
Penulisan
tanda baca, kata, dan huruf mengikuti Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan,
Pedoman Pembentukan Istilah, dan Kamus (Keputusan Mendikbud, Nomor 0543a/U/487,
tanggal 9 September 1987). Berikut ini beberapa kaidah penting yang perlu diperhatikan.
- titik (.) - koma (,) - titik dua (:) - tanda seru (!) - tanda tanya (?) - tanda persen (%)
semua yang di atas harus diketik
rapat dengan huruf yang mendahuluinya.
Contoh:
Tidak
Baku
Baku
·Sampel dipilih secara rambang
.
·Data dianalisis dengan teknik
korelasi , Anova ,dan regresi ganda.
·... dengan teori ; kemudian
...
·... sebagai berikut :
·Hal itu tidak benar !
·Benarkah hal itu ?
·Jumlahnya sekitar 20 %.
·Sampel dipilih secara rambang.
·Data dianalisis dengan teknik
korelasi, Anova, dan regresi ganda.
·... dengan teori; kemudian
...
·... sebagai berikut:
·Hal itu tidak benar!
·Benarkah hal itu?
·Jumlahnya sekitar 20%.
Tanda kutip ("...")
dan tanda kurung () diketik rapat dengan huruf dari kata atau frasa yang diapit.
Contoh:
Tidak
Baku
Baku
·Kelima kelompok " sepadan
".
·Tes tersebut dianggap baku ( standardized
).
·Kelima kelompok "sepadan".
·Tes tersebut dianggap baku (standardized).
Tanda hubung (-), tanda pisah (—),
dan garis miring (/) diketik rapat dengan huruf yang mendahului dan mengikutinya.
Contoh:
Tidak
Baku
Baku
·Tidak berbelit - belit.
·Ini terjadi selama tahun 1942
-1945.
·Semua teknik analisis yang dipakai
di sini — kuantitatif dan kualitatif — perlu ditinjau.
·Dia tidak / belum mengaku.
·Tidak berbelit-belit.
·Ini terjadi selama tahun 1942-1945.
·Semua teknik analisis yang dipakai
di sini—kuantitatif dan kualitatif—perlu ditinjau.
·Dia tidak/belum mengaku.
Tanda sama dengan (=), lebih besar
(>), lebih kecil (<), tambah (+), kurang (-), kali (x), dan bagi (:)
diketik dengan spasi satu ketukan sebelum dan sesudahnya.
Contoh:
Tidak
Baku
Baku
·p=0,05
·p>0,01
·p<0,01
·a+b=c
·a:b=d
·p = 0,05
·p > 0,01
·p < 0,01
·a + b = c
·a : b = d
Akan tetapi, tanda bagi () yang
dipakai untuk memisahkan tahun penerbitan dengan nomor halaman pada rujukan
diketik rapat dengan angka yang mendahului dan mengikutinya.
Contoh:
Tidak
Baku
Baku
Sadtono (1980 : 10) menyatakan
Sadtono (1980:10) menyatakan
Pemenggalan kata pada akhir baris
(-) disesuaikan dengan suku katanya.