Creative Commons License
This work is under licensed





Lost Password?
No account yet? Register
Menemukan Kembali ‘Prosedur’ yang Hilang dari Pribadi Kita

Jujur, saya menerima segala cacian dari semua user yang sudah mengunjungi website saya baik cmyk-rgb atau infoskripsi ini. Segala kekurangan, ketidakpastian termasuk  isi yang telah disampaikan keduanya. Terus terang saya terombang-ambing juga dalam mengembangkan konsep ke depan dari web ini sendiri. Agaknya saya cukup lama melupakan prosedur ilmiah itu sendiri (memikirkan hal lain). Saya tidak bisa menerapkan prosedur yang jelas. Semoga artikel yang saya lepas kedepan tidak lagi membuat saudara semua tidak kecewa.

Berikut ini merupakan outline bagi saya pribadi dalam mengembangkan website ini, sekalian saya posting menjadi salah satu tips dalam menemukan kembali prosedur yang hilang.

 

 

***

 

 

Menyusun skripsi/karya ilmiah ibaratnya adalah membangun sebuah rumah. Prosedur yang jelas, haruslah sedari awal sudah kita jalankan, baik pada saat mencari ide, merumuskan ide, merencanakan pembangunan, maupun pelaksanaan pembangunan. Penekanan pemakaian misal pembangunan rumah adalah “kita sudah mempunyai konsep sedari awal.” Bukan kita langsung membangun tembok sambil memikirkan kamar mandinya berapa? Dimana? Luasnya berapa?. Begitu pula dengan skripsi “sedari awal miliki konsep yang jelas!”

Nah, oleh karena itu, bagi Anda yang akan mengerjakan skripsi, atau mungkin yang sedang dalam proses penyusunan skripsi. Silahkan temukan konsep yang hilang atau konsep yang tanpa kita sadari telah berpindah haluan dari rel-rel prosedur yang sudah tertanam.

Atau bagi yang belum mempunyai konsep (pasti semua mempunyainya), kemungkinan besar Anda sedang memikirkan hal lain yang tidak jelas konsepnya. Anda tidak memprediksi sebelumnya. Anda sedang berada pada variabel penggangu. Silahkan kembali.

Demikian, selanjutnya akan saya coba buatkan tips “cara-cara mengawal prosedur menyusun skripsi/karya ilmiah”.

 

 

Tahukan Anda...

Orang yang tidak akan melihat warna yang sama meskipun obyeknya sama (merahku tidak sama dengan merahmu), demikian juga dengan proses pengenalan kecerdasan memiliki sebagian unsur yang sama sebagaimana proses yang digunakan untuk membedakan warna oleh penderita buta warna setiap orang harus mencari cara untuk membedakan warna dengan menggunakan kecerdasan yang secara alamiah ada pada diri mereka.

 

© Copyright 2008 infoskripsi.com.
Some rights reserved. Design by: infoskripsi
RocketTheme Joomla Templates