|
Lama juga saya belum bisa posting artikel, di
infoskripsi.com. Mohon maaf karena memang beban minggu-minggu rada berat yang
mengharuskan saya jarang bisa fokus untuk membuat artikel lagi.
Tips triks menghadapi ujian skripsi menjadi
awal kembali saya membuat artikel setelah sekian lama vakum. Artikel ini
sebenarnya sudah lama ingin saya muat di infoskripsi, berhubung berbagai
masalah (sesuatu yang menuntut jawaban dan perlakuan, seperti masalah skripsi
juga ya).. setahu saya memang asal kata masalah berasal dari bahasa Arab
“sual/soal (pertanyaan)”.
Beberapa pertanyaan seputar ujian skripsi yang
saya temui di forum kaskus, diantaranya sebagai berikut:
1)
Kalo kita ga bisa
jawab pertanyaan dari dosen penguji, kita harus diem aja bilang lupa or nga tau
atau jawab rada ngasal yg penting jawab, ato gimana nih??
2)
Gimana ngadepin dosen
yang tukang "bantai" apa harus dilawan atau didiemin alias nurutin aja
ikutin apa yg tuh dosen mau daripada dianggep ngelawan?
3)
Ngadepin sidang
harus dengan "super serius" atau tetep "keep smile" cos
takutnya kalo suka senyum2 tar dikira
nga serius..tapi katanya segala sesuatu akan lebih baik jika diawali dengan senyum??
4)
Biasanya perlu
berapa lama sih persiapan belajar sebelom menghadapi sidang?
Ada kiat-kiat khusus ga sebelom ngadepin sidang?
Ternyata beragam jawaban muncul dari member
forum kaskus. Berikut beberapa jawaban dari rekan-rekan di sana.
Tips & Triks Ujian Skripsi
- Belajar yg bener,
kuasain skripsi lu (waktu itu g butuh 2minggu-an buat kuasain materi)
- Berdoa, beramal, berharap
dewifortuna dtg pas sidang
- Jaga kesehatan
- Jgn tegang
- Jmlh pemirsa jgn
byk2 (makin byk pemirsa, spertinya dosen2 jd makin arogan&sangar)
- Duduk manis
- Senyum-sapa-salam
(tentunya dgn hormat&sopan yg mndalam)
- Pura2 tegang (pdhl
sbnrnya ga tegang, cm biar dosennya aga iba dikit)
- Jgn nyolot/nantang,
sring2lah ksh smile spy aga luluh
- Beri umpan spy dosen
kepancing bwt nanya materi yg lu kuasain
- Jgn skali2 nyebut
istilah yg ga lu kuasain, bs jd boomerang bwt lu, tar lu bs ditanya ampe
akar2nya (o_o)’
- Hela napas & elus
dada bgitu brhasil jwb (pura2 lega skaligus tegang mnghdpi next question,
haha!!)
- Ucapkan terimakasih
& salamin 1-1 bgitu slesei sidang (mungkin bs nambah poin kesopanan.. Hehe)
- Tunjukkan
kbahagiaan&keharuan yg amat sangat krn brhasil mlewati "meja
hijau"
- Kayanya mending lu
jawab walopun salah.. Drpd lu cuma diem aja (jd keliatan lu ga tau apa2 / otak
lu kosong)..
- Jujur, gak bisa
bilang gak bisa jangan sok tahu
- Murah senyum tapi
jangan kebanyakan
- Jangan lupa doa
- Latihan dulu sama
dosen pembimbing kita
- Pd dengan diri kita
sendiri
- Bilang terus terang
lu ga tau, atau kalo lu kira sedikit diluar konteks skripsi lu, bilang klo lu
ga bahas masalah itu, kan di skripsi ada yg namanya "ruang lingkup
pembahasan"
- Ikutin aja tuh
dosen, g dikatain "goblo*" "*olol*" ampe puluhan kali
walaupun sebenernya itu dosen yg salah juga diem aja ditahan,,,, dosen punya
ego yg ga bisa qta lawan, so ngalah aja ikutin apa maunya, yg penting lulus
kan? Bilang aja "iya pa" "baik" dll
- Bawa suasana jadi
enjoy, jgn tegang, smile all the time but keep it serious
- Kalo lu buat skripsi
lu sendiri n emang baca banyak referensi waktu nyusun skripsi, santei aja. Jgn
kebanyakan belajar sebelum hari h, soalnya beberapa jam sebelum sidang bakal lu
rasain gimana tegangnya,,, hahahah kemeja gw ampe basah walau di ruangan
berac...
- Santei aja bos,
jarang2 yg sidang disuru ngulang, asal lu nya keliatan agak sedikit serius
pasti lulus koq, yang namanya dibantai terima aja, pengalaman, jadi ada cerita
nantinya.
- Klo menurut gw lo
harus ttp jawab bro, wlaupun salah..krn klo dikampus gw itu juga menjadi bahan
penilaian, klo lo diem ya nilai lo kecil..
- Lo harus nurutin dia
aja krn biar bagaimana pun keputusan ada di dia, klo lo ngelawan bisa2 dia
kesel sama lo n dikasih jelek nilai lo ma dia..
- Biasa aja lah,
normaly...jgn senyum melulu dan jgn tegang trus..
Berikut juga beberapa saran menghadapi sidah
ujian skripsi
- Doa dulu
sebelum sidang, kalau sidangnya lebih dari 1
orang, doa bareng membuat hati anda lebih tenang dan lebih pede. Kalau ada
penguji, silakan doa bareng penguji juga. Wakakak yang ini sih saya belum
pernah.
- Salah satu poin
penting dari sidang adalah presentasi! Siapkan presentasi anda sebaik
mungkin. Waktu presentasi hanya 15 menit, oleh karena itu harus
latihan dulu. Latihan presentasi di ruangan besar dan kalau bisa di hadapan
orang2. Cocokkan apa yang dibicarakan dengan slide dan nada berbicara jangan
datar dan membosankan. Jangan gugup dan jangan melucu juga.
- Jangan
terlalu technical. Anggaplah kita sedang
menawarkan suatu produk bisnis pada para calon client dan mereka gak tau apa2
tentang apa yang kita tawarkan. Jangan memberi slide terlalu banyak tentang
hal2 technical yang cuma kalian yang ngerti. Misalnya kalau tentang database,
sampai memberikan slide berisi daftar class hingga 4 class, dibacakan pula, itu
membosankan sekali. Buatlah presentasi anda menekankan pada poin2 berikut. Apa
saja masalah yang ada selama ini, solusi apa yang diperlukan untuk mengatasi
masalah tersebut, mengapa penelitian anda di skripsi ini merupakan solusi yang
sangat baik dan satu2nya cara terbaik untuk memecahkan masalah tersebut.
Jelaskan bahwa mengapa program anda benar2 dibutuhkan. Kalau pada presentasi
anda sudah terlalu teknis dan isinya rumus2 angka2 semua, dan dosen penguji
sudah bosan, nilai presentasi anda sudah berkurang. Sadarlah bahwa anda membuat
skripsi tersebut selama 1 semester, oleh karena itu anda mengerti semua hal2
teknis yang anda buat. Tapi dosen penguji bisa jadi hanya membaca skripsi anda
beberapa jam sebelumnya. Bukan berarti sama sekali tidak ada bagian teknis yang
dijelaskan lho. Maksudnya jelaskannya jangan terlalu rumit. Buatlah sebisa
mungkin jadi mudah dimengerti.
- Kesimpulan
yang ditulis pada presentasi dan pada buku, jangan ngambang! Saya sering sekali melihat orang nulis kesimpulan, dengan adanya
metode ini, proses blablabla akan lebih baik, akan lebih cepat, dll. Itu sih
semua orang juga tahu. Kalau tidak jadi lebih baik, untuk apa ada metode ini.
Jelaskanlah mengapa penelitian anda membuat jadi lebih baik. Katakanlah dari
hasil penelitian 400 kali percobaan, kami mendapat hasil keakuratan 85 persen
dengan total keberhasilan 340 kali blablabla. Berikanlah angka2 eksak dari
hasil penelitian anda. Itulah kesimpulan yang tepat. Berdasar dari hasil
penelitian anda.
- Kalau ada
revisi pada halaman2 tertentu, berikanlah sebelum presentasi. Dengan demikian dosen akan melihat terlebih dahulu dan mempelajarinya
sebelum mulai sesi tanya jawab.
- Sewaktu
tanya jawab, jangan gugup. Wajah jangan tegang.
Dosen akan menanyakan apa yang anda tulis di buku skripsi anda. Mengapa ini
begini, mengapa ini begitu. Jawablah semua pertanyaan dengan jawaban
(maksudnya, jangan diam). Jangan bilang gak tahu juga. Jelaskan saja
apa yang anda tahu dan mengapa anda menulis demikian. Kalau anda terbukti
salah, jangan langsung bilang, “ya saya salah”. Cobalah jelaskan sebisanya
mengapa anda berkesimpulan seperti itu. Tapi jangan ngotot benar juga kalau
memang salah. Katakan saja hal ini akan direvisi nanti. Terima kasih atas
masukannya (setelah sidang, apabila lulus, tetap akan ada revisi buku skripsi).
- Ketika tanya
jawab, jawaban anda juga gak boleh ngambang. Semuanya harus berdasar. Semua yang anda tulis di buku skripsi harus berdasar semua. Kalau anda
menulis suatu statement, berikanlah referensi bahwa statement tersebut diambil
dari buku ini halaman segini. Kalau berdasar pada pendapat pribadi anda,
tuliskanlah hasil penelitian anda, mengapa anda bisa berpendapat demikian.
Sehingga kalau ditanya dosen, anda bisa jawab, statement anda diambil dari buku
ini halaman segini. Atau anda bisa bilang, “bapak bisa buka buku skripsi saya
halaman 345, di situ ada penelitian saya yang hasilnya demikian demikian
blablabla”. Penguji paling senang kalau semua jawaban anda berdasar.
- Jangan
menjelaskan terlalu pendek ketika tanya jawab.
Jelaskanlah apa yang ditanyakan sebisa anda.
- Kalau bisa demo, demokanlah
hasil penelitian anda pada dosen untuk lebih memberikan gambaran pada
dosen penguji, apa yang anda buat. Sadarlah lagi bahwa anda membuat skripsi ini
selama 1 semester, sedangkan dosen hanya melihat skripsi anda beberapa jam
saja, jadi bisa saja mereka menangkap hal yang berbeda jika anda hanya memberi
penjelasan.
- Sopanlah
sejak mulai presentasi hingga tanya jawab.
Gunakan bahasa2 yang formal. Ucapkan salam pada awal presentasi dengan
menyebutkan nama2 dosen penguji kalau bisa.
- Kalau sidangnya
bertiga, jangan menjatuhkan jawaban dari teman anda. Kalau
memang dia salah, jangan potong di tengah penjelasannya. Koreksilah jawaban
teman anda apabila anda diberi kesempatan untuk menambahkan atau menjawab
pertanyaan yang sama. Anda bisa bilang bahwa anda mau menambahkan sedikit dari
penjelasan teman anda. Hal ini semata2 untuk menghindari anda dicegat dan
dianiaya oleh teman anda ketika pulang nanti. Wkwkwk..
- Salah satu poin
penting dari skripsi anda ialah apa kontribusi dari penelitian anda
dari yang selama ini sudah ada. Apakah anda meningkatkan dunia ilmu
pengetahuan, mengembangkan metode tertentu atau menjadi solusi masalah yang ada
- Jangan malu2
mengatakan kalau skripsi anda masih belum sempurna. Di bagian saran,
beritahukanlah kekurangan dari skripsi anda dan apa yang
diperlukan untuk pengembangan lebih lanjut untuk penelitian berikutnya.
- Jangan lupa ke wc dulu sebelum sidang. Bisa berabe kalau pengen
ke wc sewaktu sidang.
- Berpenampilan
rapi dan tunjukkan bahwa anda sudah siap
menjalani sidang. Jangan ada yang ketinggalan ini itu dan lupa ini itu.
Sudah itu, lanjut lagi ya..
Nyantei aja bro
& sis, jangan tegang, tunjukkin ajah lu apa adanya. Kalo lu emang gak bisa
jawab, liat dulu pertanyaannya tentang apah. Kalo diluar topik skripsi, tapi
masih dalam lingkup yang sama, maksud gua masih tentang akunting, yaudah jawab
ajah sebisa lu, tapi kalo udah diluar itu yah jawab ajah sesuai logika semampu
lu. Ketahui terlebih
dahulu kira2 siapa dosen pengujinya dan bisa tahu kebiasaan dan kesukaan dosen
penguji, itu akan cukup membantu loh. (contoh, kalau tahu dapat dosen penguji
yang agak 'gila hormat', maka kalau menjawab agak 'merendah' sambil
'menyanjung' kepintaran dosen itu, misalnya) Nggak bisa jawab
karena apa dulu? Kalau karena pertanyaannya nggak jelas, mungkin bisa minta
dosennya menjelaskan apa maksudnya, gak usah malu2. Kalau memang nggak tahu,
nah ini agak masalah. Coba jawab sebisanya, dengan catatan jangan ngawur ya bro
tapi sebisanya sesuai dengan pengetahuan yang ada, ingat, dosen itu kalau tanya
60-80% itu mau ngetes kita, jadi biasanya udah tau jawabannya. Kalau dijawab
ngawur, wah bisa tambah beringas nanya2 makin memojokkan kita. Jawaban rekan2 di
sini rata2 sama dan saya juga setuju: diturutin saja deh, sukur2 kalau dosen
pembimbingnya baik. Sebenarnya dosen pembimbing itu juga punya tugas 'menyetop'
pertanyaan yang udah keluar jalur dari tesis kita. Kalau dosen pembimbingnya
kurang aktif, ya udah turutin aja tuh dosen killer. Bukan super serius
juga bukan super konyol, hehehe. Intinya: bikin wajah bro penuh percaya diri
tapi nggak ngelunjak. Jadi wajah yang: saya siap, silahkan tanya aaapaa aja,
hehehe. Ingat, 1 menit pertama mulai masuk ruangan sampai pertama keluar suara
anda, itulah yang paling menentukan, karena pada saat itu sang dosen akan
'menilai' anda, apa anda siap atau tidak. Jika masuk udah langkah kaku
keringatan, terus ucapan pertama gemetaran sama oktaf naik satu tingkat, wah
langsung diterkam tuh! Ini juga saya setuju
dengan rekan2 yang lain. Intinya, kalau tesis itu anda buat sendiri mulai awal
hingga akhir, sebenarnya anda nggak perlu kebut semalam lagi, anda udah siap!
Tinggal siapkan mental dan bangun percaya diri anda, jangan kuatir, paaasti
bisa Secara umum,
tunjukkan sikap tidak menggurui, kita berasumsi bahwa mereka sudah tau, jadi
tidak perlu dijelaskan secara terlalu detil, cukup intinya aja. Jangan gunakan
kata-kata yang menyerang, seperti "masa bapak kayak gini aja ga tau?"
eh, jangan salah, kata2 sejenis kalau kita terjebak sering ga sadar keluar Kuasai benar bidang
skripsi kita, sebelum ujian, bayangkan kira2 celah2 mana yang mungkin lemah di
konsep kita. Cari dulu jawabannya, biar pas ditanyain udah tau jawabannya. Jawab dengan kepala
dingin, jangan emosi, walaupun dosen memojokkan kita! Yakinlah bahwa semakin
memojokkan sesungguhnya dosen itu sayang sama kita, karena pengen kita benar2
tau apa yang kita teliti. Emosi bisa mengganggu aliran neurotransmitter di otak
(ini hasil penelitian lho), jadi pikiran kita tidak bekerja maksimal Pertama2 ya smile
dikit,tapi klo dosennya nanya ya lo serius dunk dengerinnya.. Lo usahakan kudu
tenang .. Jangan diam ..
Semoga berkenan dan menjadi manfaat buat yang
menghadapi sidang ujian skripsi.. Kiranya.
Atau mungkin barangkali akan ada beberapa
resep baru dari rekan-rekan untuk ditambahkan di sini.. |