Infoskripsi arrow Forum
Infoskripsi
Welcome, Guest
Please Login or Register.    Lost Password?
Re:Berburu Jurnal di Dunia Maya (1 viewing) (1) Guests
Go to bottom Post Reply Favoured: 0
TOPIC: Re:Berburu Jurnal di Dunia Maya
#66
admin (Admin)
Admin
Posts: 38
graph
User Offline Click here to see the profile of this user
Berburu Jurnal di Dunia Maya 2 Years, 7 Months ago Karma: 0  
Pendahuluan

Untuk seorang ilmuwan dan/atau mahasiswa, jurnal merupakan kebutuhan primer sebagaimana layaknya samurai bagi seorang ninja. Ia adalah sarana kita bertarung dalam jagad keilmuan. Ia juga merupakan sarana mempertahankan argumentasi, landasan teori penulisan laporan ilmiah, dan sekaligus sekoci dalam mengarungi lautan ilmu yang terus berkembang. Sayang, tidak semua mahir memperoleh senjata yang tepat, dan tidak pula mahir melarung sekoci ilmu itu. Untuk itu, perlu pengetahuan tersendiri untuk menguasainya.

Mendapatkan jurnal di Indonesia tidaklah mudah. Permasalahannya klasik: minimnya dana dan kesadaran akan urgensinya. Pertanyaan yang menyeruak adalah, apakah kita lantas akan menyerah? Saya kira jawabannya tidak! Sebagai insan beriman, kita diwajibkan untuk terus berusaha. Seorang dosen, Dr. drh. Hasim DEA, toksikolog sekaligus dekan FMIPA IPB, memberikan ilustrasi menarik akan hal ini. Suatu pagi, di kuliah _meta_bolisme, ia menyuruh kami, para mahasiswa, mendongakkan kepala melihat cecak jauh di langit langit. Ia berkata, “ Masak kalian, para (calon) sarjana) kalah dalam mencari makan? Mereka saja bisa mencari makan tanpa harus S1, kalian kok tidak bisa?” Begitulah kira-kira.... Hubungannya saya kira jelas. Bila cicak bisa mencari makan untuk diri mereka (dengan akal dan fisik yang terbatas) masak seorang warga negara Indonesia berpendidikan tidak bisa mencari jurnal yang dibutuhkan (berbekal akal dan fisik yang luarbiasa lebih sempurna)?
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
#67
admin (Admin)
Admin
Posts: 38
graph
User Offline Click here to see the profile of this user
Re:Berburu Jurnal di Dunia Maya 2 Years, 7 Months ago Karma: 0  
Jurnal dalam keseharian

Saya amat prihatin melihat perilaku berburu jurnal dalam keseharian, terutama saat membaca permintaan jurnal beberapa mailing list. Kerap terungkap permintaan konyol semacam, "gw minta jurnal kimia organik terbaru dong!!!" atau ungkapan kurang ajar seperti, "Gw lagi butuh jurnal polimer nih. Bantuin?!?". Tidak ada sopan-santun, tanpa basa-basi, minus kejelasan dan seperti yang kehilangan orientasi. Mereka menulis seolah berbincang dengan sahabat akrab yang bisa diperlakukan kurang ajar seenak perutnya. Mereka pun tidak menjelaskan tujuan pencarian jurnalnya untuk apa dan jenis jurnal apa yang dibutuhkan. Kalau saja kita memasukkan kata "journal organic chemistry" sebagi kata kunci pencarian di Google, kita niscaya akan menemukan 21,100,000 pencarian (dimana ada kemungkinan ada tumpsang-tindih situs dan jurnal untuk topik yang sama). Kalau pencarian serupa dilakukan pada situs PubMed, National Institute of Health* (http://www.ncbi.nlm.nih.gov/), kita akan menemukan adanya 59,664 paper jurnal berbeda (bayangkan!) mengenai hal itu (tanpa tumpang tindih jurnal). Jurnal yang tersedia akan sangat banyak jika kita tidak tahu apa yang dicari dan bagaimana mencarinya. Sulit mengharapkan asupan jurnal yang tepat dari kondisi seperti itu. Sulit pula mengharapkan orang lain mau dan mampu membantu suplai jurnal (Toh, sang pencari saja tidak mengerti jenis jurnal apa yang sebenarnya mereka inginkan). Tidak mengherankan bila orang yang dimintai tolong akan malas dan bingung dengan permintaan singkat, "carikan jurnal kimia organik terbaru", dan lantas memutuskan untuk tidak membantu pencarian literatur tersebut. Untuk mengatasi kendala di atas dan memastikan jurnal yang tepat bisa didapat, ada beberapa hal yang bisa dicoba (terutama bila mencari meminta bantuan orang lain). Kaidah ini sedikit-banyak juga dapat diterapkan dalam mengajukan permintaan bantuan melalui internet. Saya merangkumnya dalam kata SpaTu Cari Efek CaLeg: SoPAn-TUjuan-CARI-EFEKtifkan-CAtat-LEnGkapi.
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
#68
admin (Admin)
Admin
Posts: 38
graph
User Offline Click here to see the profile of this user
Re:Berburu Jurnal di Dunia Maya 2 Years, 7 Months ago Karma: 0  
2. TUJUAN: Tentukan tujuan mendapat jurnal itu apa
Tujuan ini harus ditetapkan agar jurnal yang diinginkan bisa ada di tangan (atau ada di komputer). Tujuan akan membantu memberikan landasan kokoh dalam pencarian. Tujuan adalah pelita yang akan memudahkan kita berjalan dalam kegelapan.

3. CARI: Cari dahulu secara efektif di internet
- Daya gunakan potensi
Saya agak malas untuk menanggapi permintaan jurnal bila ternyata orang tersebut sebenarnya malas dan ingin memeras tenaga orang lain. Mereka berlaku bak penjajah. Setiap orang harusnya mengerahkan potensi mereka sebelum meminta bantuan. Saya pernah menjumpai orang yang meminta bantuan mencari jurnal dengan alasan "tidak punya akses ke jurnal berbayar" padahal jurnal yang mereka ingin tersedia di internet meski mungkin tidak persis sesuai keinginan.

- Kata kunci
Gunakan kata kunci yang tepat. Bila ingin mencari cara induksi (penumbuhan) tumor payudara pada tikus, bukan mengenai tumor payudara pada orang dan mamalia lain (kera, dll), tuliskan kata kunci (khusus untuk google) sebagai berikut: "induction mammary cancer rat -human" (tanpa tanda kutip). Jangan gunakan kata breast, karena kata breast lebih lazim dalam istilah anatomi manusia, bukan pada anatomi hewan. Penggunaan tanda baca "-" di awal kata (tanpa spasi) ditujukan agar kata itu (dalam kasus ini, "human") tidak dimunculkan oleh mesin pencari google. Anda dapat mengapit kata "mammary cancer" dengan tanda kutip (") supaya didapat jurnal yang persis berisi (minimal 1 buah) kata “mammary cancer”, bukan sekedar cerita mengenai kanker paru (lung cancer) yang juga menyelipkan sedikit cerita mengenai efek pengobatan kanker paru terhadap payudara (misal, payudara menghitam). Kata “filetypedf” juga dapat ditambahkan untuk mencari jurnal yang sudah berbentuk format adobe pdf (biasanya sudah dapat diunduh gratis). Silahkan baca tips googling di internet untuk penjelasan lebih lanjut. Bila anda bingung, gunakan fitur penelusuran lanjutan (dalam google.co.id) atau advanced search (google.com) yang terletak disebelah kanan kolom bagi pencarian. Sudah masuk fitur penelusuran lanjutan? Anda akan melihat beberapa kolom (lihat yang dilingkari kotak berwarna merah jambu), semisal:
Tampilkan hasil telusur yang
- "mengandung seluruh kata berikut .....",
- "mengandung frasa yang persis dengan.....",
- "tak mengandung kata/frasa..........."
Silahkan isi kolom kosong tersebut. Dalam bahasa inggris, fitur Advanced Search memiliki fitur sbb:
Find web pages that have...
-all these words:
- this exact wording or phrase:
- one or more of these words:
But don't show pages that have any of these unwanted words: ....

Gunakan juga fitur Jenis Berkas ......... hasil telusur dengan jenis berkas .... ("pdf.", "ps.", ".ppt", dll) apabila ingin langsung mendapatkan file dengan ekstensi pdf (fromat yang digunakan kebanyakan jurnal (dilingkari warna pink).


Cari dengan kata kunci yang lebih umum, baru beranjak ke yang khusus. gunakan kata kunci sebanyak mungkin (namun rasional) yang membuat hasil pencarian spesifik sesuai keinginan. Misal, ketikkan kata kunci "rat Sprague-Dawley mammary DMBA 200 mg cancer extract 50 day" untuk mendapat jurnal terkait protokol (metode) uji antikanker ekstrak menggunakan tikus Sprague-Dawley (bila hanya galur ini yang tersedia di lab) dengan tumor payudara hasil induksi karsinogen (senyawa kimia) DMBA sebanyak 200 mg pada saat tikus berusia 50 hari. Tidak ada? Kurangi lagi kata kunci, semisal kurangi kata kunci 200 mg (yang dianggap terlalu spesifik) sehingga kata kunci pencarian hanya menjadi, "rat Sprague-Dawley mammary DMBA cancer extract 50 day." Masih belum dapat juga? Kurangi lagi kata pencarian "50 hari" (karena asumsi bahwa kemungkinan jurnal yang ada tidak menggunakan tikus pada usia itu, namun tikus yang berusia lebih muda atau tua) hingga tersisa "rat Sprague-Dawley mammary DMBA cancer extract." Kurangi kata kunci (dari yang spesifik menuju yang general) hingga Insya Allah didapat jurnal yang diinginkan. Hindari juga penggunaan kata sambung dan jenis kata yang terlalu mendetail dalam proses pencarian ini, seperti kata ”in”, ”at”, ”on”, dll sebagaimana “mammary cancer in rat”. Kalau anda mencari pada situs yang menggunakan pencari Bolean, anda dapat menggunakan kata sambu speperti “AND”, ”NOT”, dan ”OR” untuk merangkai kata kunci pencarian. Kata kunci “raafqi NOT ranasasmita AND men OR boy” berarti adalah pencarian sesuatu yang mengandung kata “raafqi” yang merupakan pria (“men”) atau anak lelaki (“boy”) namun tidak mengandung kata ”ranasasmita.” Kiat lebih lanjut mengenai tips dengan pencarian bolean ini silahkan lihat di internet.
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
#69
admin (Admin)
Admin
Posts: 38
graph
User Offline Click here to see the profile of this user
Re:Berburu Jurnal di Dunia Maya 2 Years, 7 Months ago Karma: 0  
4. CATAT: Sudah dapat namun harus membayar? Catat informasi yang diberikan

Hasil yang harus dicatat adalah nama pengarang, nama jurnal, edisi jurnal dan tahun terbit, abstrak, dan alamat jurnal. Catatan ini lantas dikirim kepada orang yang kita perkirakan memiliki akses yang dimaksud disertai permohonan bantuan.

Alamat jurnal dibutuhkan karena ada beberapa orang yang hanya berlangganan kepada suatu penerbit (publisher) jurnal tertentu, seperti Science Direct (Springer_link_) atau Wiley Blackwell Synergy. Hal ini agar mereka bisa tahu, apakah mereka berlangganan jurnal yang dimaksud. Namun, hal ini sebenarnya tidak terlalu menjadi masalah bagi yang berlangganan via universitas atau institusi penelitian, karena bisanya ada tautan (_link_) ke penerbit (penyedia) jurnal yang dimaksud dan mereka cukup memeriksa dalam data_base_ institusi mereka mengenai jurnal mana yang dilanggan. Terkadang, memasukkan abstraknya baik agar jika jurnal yang diminta tidak dapat diakses, orang lain bisa mencarikan jurnal sejenis.


Tidak ada? Lihat daftar pustaka atau (terkadang) ada tautan (_link_) kepada artikel terkait, seperti misalnya dalam springer_link_ atau website breast cancer research (breast-cancer-research.com). Tautan ini kadang gratis, kadang bayar. Namun, tautan in terkadang bisa menipu karena ada yang lantas kemudian meminta bayaran apabila mau mengunduh, meski awalnya kelihatan gratis.

Terkena sindrom kanker (kantung kering)
Percayalah bahwa setiap orang ingin berpartisipasi dalam kebaikan. Anda bisa mencatat email sang pengarang jurnal (terkadang dimuat oleh sang penerbit atau penyedia jurnal), untuk kemudian mengirimkan surat elektronik kepadanya meminta kiriman jurnal yang ditulisnya. Anda juga bisa bertanya kepada peneliti lain yang pakar di bidang itu, untuk kemudian meminta hal serupa. Minimal, ia bisa memberikan referensi mengenai orang, lembaga atau perpustakaan mana yang punya jurnal yang dimaksud. Anda harus selalu mencoba untuk mengirim dengan email institusi, agar mereka menganggapnya sebagai permintaan resmi. Mahasiswa dipersilahkan menggunakan email universitas, dan ilmuwan menggunakan email tempat berkerja. Hal ini kerap menjadi kendala mengingat rendahnya kesadaran lembaga yang ada di Indonesia untuk menyediakan email client bagi orang-orang yang terlibat di dalamnya. Bagaimana tidak bila mengingat bahwa banyak institusi yang tidak memiliki situs, atau memiliki situs namun murahan (sulit diakses, jarang diperbaharui isinya, anatominya membingungkan, tidak menarik secara grafis dsb).
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
#70
admin (Admin)
Admin
Posts: 38
graph
User Offline Click here to see the profile of this user
Re:Berburu Jurnal di Dunia Maya 2 Years, 7 Months ago Karma: 0  
5. LENGKAP: Masukkan judul lengkap di kolom pencarian google

Tips ini didasarkan pada pengalaman. Terkadang, ada terlalu banyak hasil pencarian yang ditemukan dan tumpang tindih. Sudah dapat tautan situsnya, jurnal yang dimaksud ternyata berbayar. Saat-saat hampir semua alternatif dicoba, fitur ini layak dicoba.

Penulis pernah melakukannya saat mencari salah satu jurnal tahun 1980-an mengenai metode penelitian. Jurnal yang dicari ini merupakan metode utama yang dijadikan kegiatan dan pembahasan laporan praktik lapang. Penulis sadar, seharusnya jurnal tersebut sudah bebas diakses mengingat usia jurnal yang sudah lumayan uzur. Jurnal-jurnal lama umumnya dibebaskan untuk diakses secara luas. Sayang, jurnal yang dimaksud (usai ratusan kalin pencarian situs via internet) tidak kunjung ditemukan. Tidak ada akses gratis atasnya. Penelusuran pun beralih ke sistem manual. Penulis lantas mencoba menyambangi perpustakaan pusat di IPB. Edisi jurnal tersebut ada, namun halaman yang dimaksud raib disobek orang. Sobekan terjadi HANYA pada halaman tersebut. Bayangkan! Betapa menyedihkan... Penulis lantas menyambangi perpustakaan besar lain, sayang mereka memiliki koleksi yang jauh lebih minim ketimbang IPB untuk jurnal yang dimaksud. Penulis lantas iseng mengetik ulang judul jurnal (yang panjang dan ruwet nian) dan—secara mengejutkan—mendapatkan jurnal yang dimaksud. Entah situs mana. Alhamdulillah…Praktik lapang pun bisa selesai dengan lancar (meski lama).

Sudah menemui jalan buntu? Mintalah bantuan kepada banyak teman, terutama yang sedang berada di universitas atau institusi penelitian di luar negeri. Kalau di pustakaku, kita bisa meminta rekan-rekan (terutama admin) pustakaku.net. Kita harus menyadari mahalnya berlangganan jurnal. Seorang dosen dari salah satu PTS pernah bercerita mengenai harganya yang mencapai ratusan juta untuk berlangganan jurnal dari satu penerbit saja. Uang sebesar ini pasti berat ditanggung. Lembaga yang ada (atau pribadi di dalamnya) lantas biasanya memilih secuil (kadang satu atau dua) jurnal yang benar-benar terkait dengan perkerjaan mereka. PSSP IPB, sebagai contoh, memiliki koleksi lengkap jurnal nature, science, comparative medicine, dan primata terkait fokus riset mereka. FK UI memiliki koleksi jurnal yang lengkap seputar dunia kedokteran, mulai dari kulit hingga kanker, dari yang berbahasa Inggris hingga yang berbahasa Korea (-_-’). IPB memiliki koleksi yang cukup paripurna untuk jurnal terkait pertanian, mulai dari ilmu veteriner hingga teknologi pangan. Itu hanya sedikit contoh. Para mahasiswa, dosen, peneliti, dan staf berbagai lembaga sudah selayaknya menanggalkan ego institusi untuk sama-sama berusaha saling membantu dan (terlebih) tidak sungkan meminta bantuan. Mailing list (juga wadah jejaring lainnya) merupakan wadah yang tepat untuk mencapai tujuan itu. Namun, hal ini bukan berarti tanpa bayaran. Seseorang yang ingin mendapatkan bantuan sudah selayaknya memiliki kontribusi positif dalam jejaring tersebut. Seorang ilmuwan dalam suatu milis sudah selayaknya berbagi pengetahuan yang dimilikinya kepada pelanggan milis tersebut.

Sayangnya, banyak orang yang berperilaku seperti parasit. Mereka hanya mau menerima dan tidak mau memberi. Sedikit kesulitan datang, mereka dengan bersegera lantas meminta bantuan secara on line. Namun, mereka alpa memberi bantuan saat orang lain membutuhkannya. Inilah perilaku yang harus kita hindari. Saat ada yang membantu, sudah selayaknya kita berjanji untuk berusaha membantu orang lain yang membutuhkan bantuan di masa mendatang.

Cara lain yang ditempuh (dan sudah penulis coba) adalah dengan menyatukan antara kontribusi keilmuan dan permohonan bantuan dalam satu kali kirim surat elektronik. Mungkin, rekan-rekan bingung apa yang dimaksud kata-kata ini. Yang penulis maksud adalah upaya untuk menuliskan satu artikel untuk kemudian diiringi permohonan bantuan setelahnya (dalam satu surat elektronik yang sama). Artinya, pembaca mendapatkan ilmu sekaligus dimintai tolong. Hal ini tentunya akan lebih baik ketimbang hanya dimintai tolong tanpa merasa sudah ditolong (misal: dicerahkan). Judul email yang digunakan harus jelas, seperti “artikel obat herbal dan permohonan jurnal Biochem 23: 569” untuk membantu pembaca mengetahui maksud kita secara cepat. Cara ini pun cukup efektif, terbukti dengan kiriman dari 2 orang untuk jurnal yang diminta (dengan tambahan 1 orang lain yang meminta maaf karena sibuk sehingga tidak sempat mencarikan jurnal).

Demikian beberapa tips yang bisa dipakai. Tidak terlalu canggih maupun sepenuhnya baru, namun mudah-mudahan bisa membantu.
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
#71
admin (Admin)
Admin
Posts: 38
graph
User Offline Click here to see the profile of this user
Re:Berburu Jurnal di Dunia Maya 2 Years, 7 Months ago Karma: 0  
Itu semua saya ambil dari salah satu forum yang sering saya buat baca-baca


Semoga dapat membantu

salam
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
Go to top Post Reply
Powered by FireBoard
Developed by Mambolearn